Aksi Bela Rohingya 169 #SaveRohingnya

Sejak Agustus 2017, Kekerasan Terhadap Muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar kembali panas. Pemukiman Rohingya dibombardir secara sporadis, 77 orang muslim rohingya terbunuh, sedangkan ribuan orang terpaksa mengungsi demi menyelamatkan diri.

Sejak sebelum kemerdekaan Myanmar, etnis Rohingya telah berkali-kali berusaha disingkirkan dari wilayahnya. Pada tahun 2012, muncul gerakan Rohingya Elimination Group yang didalangi oleh kelompok ekstremis 969. Konflik yang pecah memakan 200 jiwa dan 140.000 warga Rohingya lainnya dipaksa tinggal di kamp-kamp konsentrasi yang tidak manusiawi. Menurut sebuah studi oleh International State Crime Initiative (ISCI) dari Queen Mary University of London, Rohingya sudah mulai memasuki tahap akhir genosida yaitu pemusnahan massal dan penghilangan dari sejarah. PBB juga menyebut Rohingya sebagai kelompok etnis paling teraniaya di dunia.

Saat ini Muslim Rohingya yang masih berada di Rakhine hidup terisolasi dalam ketakutan. Sejauh ini jumlah populasi etnis Rohingya di Provinsi Rakhine semakin menurun drastis hingga menjadi 40% dibanding tahun sebelumnya. Populasi Rohingya menurut UNHCR ialah 1,3 juta orang, dimana 926.000 adalah orang-orang yang tidak memiliki kewarnegaraan dan 375.000 lainnya menjadi pengungsi di negara mereka sendiri. Sejak tahun 2013 lalu, ribuan warga melarikan diri ke negara-negara Indonesia, Malaysia, dan Thailand melalui jalur laut. Pria, wanita, dan anak-anak terkatung-katung di dalam kapal tanpa kejelasan apakah daratan yang mereka tuju bersedia menerima mereka. Salah satu pengungsian warga Rohingya di Indonesia dibangun oleh Yayasan Aksi Cepat Tanggap berlokasi di Blang Adoe, Aceh Utara.

Saatnya kita selamatkan mereka.
Bangkitkan harapan hidupnya serta jiwa kemanusiaan kita.
Salurkan kepedulian Anda kepada saudara-saudara Muslim Rohingya kita sekarang juga!

 

= Update 18/09/17 jam 09.00, Donasi untuk Rohingya Rp. 68.506.000 dan USD 100 =

 

Yayasan Wihdatul Ummah berpartisipasi dalam aksi 169 dengan mengirimkan 1 Unit Ambulance ke lokasi Aksi.